Di sebuah SLTA ada seorang anak yang biasa dipanggil "Celeng" karena ketika melihat cewek, tingkahnya bagaikan "babi ngepet" ketika melihat uang. Dia selalu membawa "vixi"nya yang belum lunas untuk sekolah. Sangat berbeda dengan temannya yang bernama Brian. Walaupun Brian adalah anak orang kaya yang mempunyai 1 unit mobil dan 3 unit motor, tapi Brian selalu membawa skutic yang di beli dengan uang hasil tabungannya sendiri. Untuk masalah pasangan hidup, Brian masih menganggap santai.
Ketika mereka berdua pergi ke mall untuk menghilangkan kepenatan karena ulangan untuk semua mata pelajaran pada hari itu.sesampainya di mall, Celeng melihat cewek sexi. Tanpa pikir panjang Celeng langsung mencari uang dan langsung menggoda cewek itu, walau dengan uang Rp2000,-. Cewek itu hanya mengambil uangnya dan bertanya "cuma Rp2000,- ?". Celeng menjawab "meskipun "Rp2000,- tapi bisa untuk beli makanan dan minuman".cewek itu terus berjalan dan seperti tidak mendengar kata-kata Celeng. Brian hanya tertawa dari jauh karena melihat kejadian itu. tidak lama kemudian cewek itu datang lagi dan berkata "katanya uang Rp2000,- bisa untuk beli minuman?tolong belikan aku minuman dong! pakai uang Rp2000,- mu!". Celeng menjawab "uangku sudah kamu ambil". Lalu cewek itu membalas "laki-laki kere" dan langsung pergi.
Brian yang santai untuk urusan cewek ternyata hatinya luluh juga ketika melihat cewek bernama Yuvia ketika membeli makan di kantin.
Ketika Brian bertemu Yuvia, pasti Yuvia lagi sibuk mengobrol dengan teman-temannya. Akhirnya Brian berusaha untuk menghilangkan rasa itu. Berbagai cara sudah ia coba tapi hasilnya nihil,
sampai penerimaan rapor, rasa itu belum hilang juga. Pada itu Brian membawa mobil dan dia sendiri yang menyopir. ketika di sekolah, banyak cewek yang melihat mobilnya. Celeng datang dan bilang kalau itu mobilnya. Brian datang dan bertanya "kalau ini mobilmu, mana buktinya?". Celeng masih bisa beralasan kalau biasanya mobil ini dibawa ayahnya ke luar negeri. Brian menyambung dengan pertanyaan "siapa nama ayahmu?". Jawaban Celeng tidak sesuai dengan STNK mobil yang dibawa Brian. Cewek-cewek itu langsung pergi meninggalkan mobil dan Celeng mengejar mereka. Pada saat itu pula Brian melihat Yuvia sedang duduk sendirian. Lalu Brian bertanya "kenapa kamu koq sendirian? Lha teman-temanmu mana?". Yuvia menjawab "hanya orang tua mereka saja yang datang". Lalu Brian mengajak Yuvia makan dikantin. mereka lagi enak mengobrol berdua, Celeng datang dan berkata "seharusnya kamu bilang kalau itu mobilku!". Brian menjawab "Kalau kamu bisa nyopir, setiap malam minggu kita ketemuan dimana dulu untuk tukar kendaraan. kamu pakai mobilku, Aku pakai viximu". Beberapa hari kemudian Brian jadian sama Yuvia. Celeng masih bergonta-ganti pacar.

